Larangan Study Tour! Sejumlah Pemerintah Daerah Resmi Melarang Kegiatan Study Tour. Daerah Mana sajakah itu?

- 17 Mei 2024, 17:48 WIB
Daftar Tarif Bus Sinarjaya untuk Mudik Lebaran 2023 Rute Jakarta-Jawa Tengah Lengkap
Daftar Tarif Bus Sinarjaya untuk Mudik Lebaran 2023 Rute Jakarta-Jawa Tengah Lengkap /redbus.id

Larangan atau pembatasan study tour bagi sekolah

Tim Media Pemalang 01- Sejumlah pemerintah daerah di Indonesia belakangan ini mengeluarkan kebijakan larangan atau pembatasan study tour bagi siswa. Kebijakan ini menjadi viral dan menuai kontroversi di kalangan masyarakat. Berikut ini adalah ulasan mengenai larangan study tour yang akhir-akhir ini viral.

Larangan study tour ini diberlakukan menyusul tragedi mengerikan pada 11 Mei 2024, ketika sebuah bus yang membawa siswa SMK Linggar Kencana Depok mengalami kecelakaan fatal di Ciater, Subang, Jawa Barat. Peristiwa naas tersebut menewaskan 11 orang, termasuk sembilan siswa, seorang guru, dan seorang pengendara sepeda motor.

Baca Juga: Wajib Tahu! 5 Dokumen Penting untuk Naik Kereta, Bis, & Pesawat 2024

Pro-kontra Larangan Study Tour

Tragedi naas itu juga mengakibatkan puluhan siswa lainnya mengalami luka ringan dan mendapat perawatan intensif. Keputusan beberapa pemerintah daerah ini tentu menuai pro dan kontra dari berbagai lapisan masyarakat. Banyak orang tua siswa yang merasa lega karena keselamatan anak mereka lebih terjamin.

Beberapa wali murid yang mendukung larangan study tour beranggapan bahwa tindakan yang dilakukan sudah tepat, menurutnya selain alasan keselalmatan, beberapa wali murid mengeluhkan biaya study tour yang cukup menguras kantong ditambah lagi kegiatan tersebut dilaksanakan berdekatan dengan tahun ajaran baru, yang pastinya kebanyakan wali murid akan mengeluarkan banyak biaya untuk kebutuhan sekolah putra putrinya guna membeli seragam sekolah dan peralatan tulis lainnya!

Namun ada juga yang kecewa karena rencana study tour yang sudah disusun harus dibatalkan. Berbeda pandangan dengan beberapa wali murid yang setuju pelarangan study tour, seorang pengamat pendidikan Ina Liem mengkritik keputusan pemerintah daerah terkait larangan study tour. Ia menilai langkah ini tidak tepat sasaran dan tidak efektif. Menurut Ina, seharusnya pemerintah lebih memperhatikan audit aliran dana dan pemeriksaan keamanan transportasi yang digunakan. Selain itu, Ina juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas fasilitas bus yang digunakan untuk perjalanan siswa.

Baca Juga: Keamanan dan Kenyamanan yang Utama, Ini Syarat Bus Bisa Untuk Perjalanan Jauh Karyawisata


Seakan tidak mau tragedi naas yang merenggut belasan nyawa seperti halnya kejadian yang menimpa siswa/siswi SMK Linggar Kencna Depok, pada bulan Mei 2024, sepuluh daerah di Jawa secara serentak mengeluarkan larangan kegiatan study tour bagi siswa. Kebijakan ini dipicu oleh insiden tragis yang menimpa rombongan siswa SMK Linggar Kencana Depok, Jawa Barat. Larangan ini memicu beragam reaksi dari berbagai pihak, mulai dari orang tua siswa, pihak sekolah, hingga pengamat pendidikan.


Berikut daftar Daerah yang Telah Menerbitkan Melarang Study Tour

  • Jakarta
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan surat edaran yang melarang seluruh kegiatan study tour hingga batas waktu yang belum ditentukan. Gubernur Jakarta menyatakan bahwa keselamatan siswa adalah prioritas utama.
  • Bogor
    Kota Bogor mengikuti jejak Jakarta dengan mengeluarkan larangan serupa. Wali Kota Bogor menekankan perlunya evaluasi mendalam terhadap standar keselamatan transportasi yang digunakan dalam study tour.
  • Depok
    Kota Depok, tempat asal SMK Linggar Kencana, memberlakukan larangan ini sebagai bentuk penghormatan dan evaluasi atas kejadian tragis tersebut. Pihak sekolah diminta untuk mencari alternatif kegiatan edukatif lainnya.
  • Bekasi
    Pemerintah Kota Bekasi juga turut mengeluarkan larangan study tour. Kepala Dinas Pendidikan Bekasi menyebutkan pentingnya pengetatan aturan keselamatan sebelum mengizinkan kembali kegiatan tersebut.
  • Bandung
    Kota Bandung, sebagai salah satu destinasi favorit study tour, juga memberlakukan larangan ini. Wali Kota Bandung mengungkapkan bahwa pemerintah akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk meningkatkan standar keselamatan.
    Cirebon
    Pemerintah Kota Cirebon melarang kegiatan study tour sementara waktu. Mereka akan melakukan audit terhadap perusahaan transportasi yang biasa digunakan oleh sekolah-sekolah di daerah tersebut.
  • Semarang
    Ibu kota Jawa Tengah ini juga ikut melarang study tour. Wali Kota Semarang menyatakan bahwa evaluasi menyeluruh diperlukan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.
  • Yogyakarta
    Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta memberlakukan larangan serupa. Mereka berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan keselamatan dalam kegiatan pendidikan di luar sekolah.
  • Surabaya
    Kota Surabaya mengambil langkah serupa dengan melarang kegiatan study tour. Wali Kota Surabaya menyebutkan pentingnya kerjasama antara pemerintah dan sekolah untuk menjaga keselamatan siswa.
  • Malang
    Pemerintah Kota Malang mengeluarkan larangan study tour sambil mengevaluasi semua aspek keselamatan yang terkait dengan kegiatan tersebut. Mereka juga akan mengkaji ulang standar operasional bus wisata. ***

Editor: Chamdani Lukman Bachtiar

Sumber: Kompas.com CNN Indonesia


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah