Lotek Paloran : Lotek 'Khas' Pemalang yang Sejak Tahun 1974 Telah Berhasil Memanjakan Lidah Pecinta Kuliner

- 1 Januari 2022, 11:05 WIB
Lotek Paloran : Lotek 'Khas' Pemalang yang Sejak Tahun 1974 Telah Berhasil Memanjakan Lidah Pecinta Kuliner
Lotek Paloran : Lotek 'Khas' Pemalang yang Sejak Tahun 1974 Telah Berhasil Memanjakan Lidah Pecinta Kuliner /@primagung

MediaPemalang.com - Semua orang rasanya mengenal kuliner satu ini yaitu lotek. Kuliner ini memang dapat dijumpai di daerah selain Pemalang.

Sajian yang didominasi sayuran ini, nyatanya tidak tergerus keberadaan kuliner cepat saji yang merangsek ke segala lini. Lotek Paloran salah satunya, sejak tahun 1974 telah berhasil memanjakan lidah penyicip kuliner.

Kawasan Jalan R.E. Martadinata, atau biasa dikenal dengan Paloran karena lokasinya yang berada di sebelah utara Alun-Alun Pemalang, sejak dulu berhasil memanjakan lidah para wisatawan melalui berbagai sajian yang dijual. Salah satunya adalah lotek Paloran ini.

Baca Juga: Nasi Grambyong, Kuliner 'Wajib Coba' ketika Berkunjung di Kota Pemalang

Pada umumnya, bahan sayuran yang digunakan Lotek Paloran serupa dengan pecel yang berasal dari Madiun. Namun lotek pada umumnya mempunyai dua jenis sambal, sambal kacang yang umum dijumpai dan sambal asam, sejenis sambal terasi dengan tambahan asam jawa.

Lantas apa yang membedakan lotek Paloran dengan lotek daerah lain?

Ada satu hal yang membedakan lotek versi Paloran dengan lotek pada umumnya, yakni adanya taburan kelapa parut yang dicampurkan ke dalam sambal. Taburan ini dipercaya menambah rasa gurih dari lotek dan ditambah rasa pedas manis dari sambal kacangnya.

Selain menjajakan lotek, para pedagang juga menjajakan rujak. Serupa dengan lotek, rujak Paloran juga ditaburi kelapa parut.

Baca Juga: Sate Loso : Sate 'Khas' Pemalang yang Sudah Ada Sejak Tahun 1940. Wajib Coba ketika Singgah di Pemalang!!

Satu piring lotek biasa dijual seharga lima ribu rupiah. Untuk rujak dibanderol tujuh ribu rupiah. Harga rujak biasanya memang lebih mahal, karena terbatasnya kesediaan beberapa buah yang hanya ada saat musimnya.

Untuk menyicipi semangkuk lotek, Anda bisa mengunjungi langsung kawasan Paloran di Jalan R. E. Martadinata (sebelah utara Alun-Alun Kabupaten Pemalang).

Terdapat dua tenda yang khusus menjual sajian ini. Salah satu penjuatnya adalah Bu Bawon, yang bahkan telah menjual lotek ini sejak tahun 1974.

Kuliner ini hanya dapat dijumpai pada malam hari. Anda dapat memakannya di tenda sederhana, ditemani lampu teplok gantung sembari bercakap dengan pembeli lain dan penjual, atau dibungkus.

Jika Anda mampir ke Pemalang, jangan lupa untuk padukan lotek dengan beberapa macam gorengan yang ada di sana. Lebih maknyus!***

Editor: Dwi Andri Yatmo

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah