Inilah Ketakutan Palestina Saat Israel Minta Evakuasi, Takut Peristiwa 1948 Terulang

- 14 Oktober 2023, 10:05 WIB
Inilah Ketakutan Palestina Saat Israel Minta Evakuasi, Takut Peristiwa 1948 Terulang
Inilah Ketakutan Palestina Saat Israel Minta Evakuasi, Takut Peristiwa 1948 Terulang /apnews.com

MEDIA PEMALANG - Sebuah panggilan dari pemerintah Israel untuk evakuasi sebagian penduduk Gaza, banyak warga Palestina merasa takut akan pengulangan pengalaman traumatis dalam sejarah mereka, yaitu pengusiran massal mereka dari wilayah yang saat ini menjadi Israel selama perang 1948 yang melibatkan penciptaan Israel.

Orang-orang Palestina menyebut peristiwa ini sebagai "Nakba," yang berarti "katastrofi." Lebih dari 700.000 orang Palestina, sebagian besar di antaranya adalah penduduk asli wilayah tersebut, melarikan diri atau diusir dari wilayah yang sekarang menjadi Israel selama beberapa bulan sebelum dan selama perang. Pejuang Yahudi membela diri dari serangan yang datang dari beberapa negara Arab.

Banyak kota dan desa dihancurkan

Baca Juga: Inilah Permintaan Kemenlu Agar WNI Tunda Perjalanan ke Israel dan Palestina

Penduduk Palestina saat itu mengemas barang-barang mereka, berkumpul di dalam mobil, truk, dan kereta keledai, seringkali membawa kunci rumah mereka dengan harapan untuk kembali setelah perang berakhir. Namun, mereka tidak pernah diberikan izin untuk kembali.

Banyak kota dikosongkan, desa-desa dihancurkan, dan tanah diambil alih oleh hutan dan taman alam Israel.

Israel menolak memberikan izin bagi pengungsi Palestina untuk kembali karena hal ini akan mengancam mayoritas penduduk Yahudi di negara ini. Akibatnya, pengungsi dan keturunan mereka, yang kini jumlahnya hampir 6 juta orang, tinggal di kamp-kamp di Tepi Barat, Lebanon, Suriah, dan Yordania. Dari kamp-kamp tersebut, beberapa berkembang menjadi lingkungan perkotaan.

Di Gaza, sebagian besar penduduk adalah pengungsi Palestina, dan banyak di antaranya memiliki hubungan keluarga dengan orang-orang yang melarikan diri dari wilayah yang sekarang menjadi sasaran serangan oleh Hamas baru-baru ini.

Halaman:

Editor: Gani P.


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah